Dawet Pecel

Dawet, salah satu minuman khas yang ada di Indonesia. Di Banjarnegara dikenal dengan istilah Dawet Ayu, di Purworejo ada Dawet Ireng (hitam), di Bandung juga ada Dawet Bandung, atau Yogyakarta yang populer dengan dawet berasnya. Agar lebih segar, biasanya dinikmati dengan campuran bongkahan atau serutan es, hhhhhmmmm..... segarrrrr.

Dawet yang biasa kita kenal, biasanya dicampur dengan santan yang kental dan gula merah cair. Minuman dawet ini juga dikenal dengan cendol, yang merujuk pada bagian minuman yang kenyal terbuat dari tepung tapioka atau beras. Cendol ini ada yang berwarna hijau, merah, pink, dan putih.



Nah, di Yogyakarta, tepatnya di kawasan wisata Grojogan Sewu, Girimulyo Kulonprogo, ada yang menyajikan minuman dawet pecel. Pecel? Iya. Pecel yang selama ini identik dengan menu makan ayam, ikan lele, atau pecel kuah kacang, kini disandingkan dengan minuman dawet. Dawet pecel ini selain cendol, ditambahkan dengan kecambah, daun seledri, bawang goreng, dan juga sambal. Sambalnya sendiri dibuat dari irisan kelapa yang disangrai, dan ditumbuk dengan cabai merah, bawang putih, gula pasir, dan garam. Kalau dawet biasanya disajikan dengan kuah santan, tapi dawet sambal ini tidak menggunakan santan dan juga es. Unik, ya.

Bagi yang penasaran, langsung saja ke TKP! ;)

Foto: Erwin Oktavianto

1 comment:

  1. artikelnya bagus, ijin share di https://ksmtour.com , terimakasih

    ReplyDelete