Tiwul

Pernah dengar atau mungkin makan tiwul? Ya, makanan khas Jogja berbahan singkong yang rasanya manis-manis kenyal pas dikunyah. Cocok sebagai cemilan di pagi hari, ditemani teh manis atau kopi hitam. Pengganti sarapan nasi yang pas;

Di Jogja, salah satu tempat yang menjual tiwul adalah di Pasar Ngasem. Kalau dari pintu masuk, langsung ambil sisi kiri pasar. Biasanya buka pukul 6 pagi, dan sudah lumayan banyak antriannya. Biasanya satu bungkus dihargai 2000 rupiah.


Ada yang pengin mencoba membuat? Mungkin resep di bawah ini bisa dipraktikkan.

Bahan-bahan yang harus disiapkan antara lain:
- 350 gram singkong
- 200 ml air matang
- 150 gram gula merah
- Daun pisang

Bahan untuk ditaburkan pada tiwul:
- 200 gram parutan kelapa
- 2 lembar daun pandan
- ¼ sdt garam

Cara membuat:
- Kupas singkongnya, lalu cuci dengan air hingga bersih.
- Potong singkong dengan ukuran sesuai selera. Untuk mempercepat proses pengeringan, potong singkong lebih tipis.
- Jemur singkong hingga kering, kurang lebih selama 3-4 hari.
- Tumbuk singkong yang sudah dikeringkan sambil dipercik air, sampai terbentuk butiran kecil.
- Siapkan panci untuk mengukus. Beri air secukupnya dan alasi dengan daun pisang.
- Masukkan butiran kecil singkong tadi ke dalam panci. Tambahkan serutan gula merah di atasnya secara merata. Kukus kurang lebih selama satu jam atau hingga matang, lalu angkat.
- Campurkan kelapa parut dan garamnya. Kukus bersama daun pandan di atas api sedang selama 15 menit. Lalu, angkat.
- Tiwul sudah bisa kita nikmati. Siapkan piring saji. Biar aromanya lebih khas bisa alasi tiwul dengan daun pisang. Taruh tiwul di atasnya. Taburi dengan kelapa parut secukupnya. 
- Siap disantap. ;)

Tapi, kalau tidak mau ribet, ya tinggal langsung saja ke pasar tradisional.... hehehe....selamat wisata kuliner!

0 comments:

Post a Comment