Gethuk adalah cemilan atau jajanan dari ketela pohon atau singkong. Makanan ini biasa ditemui di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pembuatan gethuk dimulai dari olahan singkong kemudian dikukus, setelah matang kemudian ditumbuk atau dihaluskan dengan cara digiling, lalu diberi gula. Sebagai tambahan biar makin gurih, ditaburi dengan parutan kelapa.

Sumber foto: Gethuk

Sekarang, gethuk ada penyajian dalam bentuk kering atau crispy, namanya Gethuk Kriuk. Rasanya pun bisa variasi manis-asin-gurih-pedas. Secara rinci ada 4 varian rasa:
÷ Original
÷ Keju
÷ Barbeque
÷ Sambalado



Tersedia kemasan 250 gram, dengan harga Rp18.000,-/bungkus. Lokasi penjualan ada di Timoho, Yogyakarta. Siap dikirim ke mana saja, bisa juga bagi yang berminat untuk menjadi reseller-nya. Penasaran,langsung kontak saja ke: PIN BBM 52213BEA atau WA 0877 3899 0909.

#duluempuksekarangkriuk
Ampyang kacang atau biasa disebut gula kacang, merupakan cemilan khas Jawa yang terbuat dari kacang tanah dan diberi gula jawa. Biasanya, rasa yang disajikan ampyang ada yang manis dan gurih. Selain sebagai cemilan di rumah, ampyang juga menjadi jajanan yang populer, tidak heran apabila ampyang kacang dijadikan salah satu menu oleh-oleh. Daerah yang banyak menghasilkan ampyang adalah Yogyakarta dan wilayah Jawa Tengah lainnya.

Ampyang Kacang

Salah satunya Ampyang Kacang Asmoro. Produsen ampyang kacang ini berlokasi di Nglaran RT 03/07 Desa Banyakprodo Kecamatan Tirtomoyo Wonogiri Jawa Tengah. Kemasan 250 gram/bungkus, harga Rp10.000,-, apabila order minimal 5 bungkus harga menjadi Rp9.000,-. Pengiriman luar kota bisa melalui Tiki JNE. Kontak langsung Ampyang Kacang Asmoro ke PIN BB: 5FACBA11, WA/sms 085642083388. Bisa juga ke halaman Facebook di https://www.facebook.com/GubukAmpyang


Selain ampyang kacang, ternyata tersedia juga Ampyang Kelapa. Di sini kacang digantikan potongan kelapa muda, dan gula merahnya diganti dengan gula pasir. Order minimal 5 bungkus harganya Rp9.000,-, sedangkan order minimal 10 bungkus harganya Rp8.500,-. Wow, boleh dicoba, nih!

Ampyang Kelapa

Sore-sore di teras, minum teh panas manis kental, ditemani ampyang kacang, enak tenaaaaan....
Selain gudeg, jenis kuliner yang favorit di Jogja adalah bakmi. Ya, olahan bakmi yang digoreng maupun direbus/godog (Jawa). Dengan kuah kaldu ayam asli, olahan bumbunya bisa menjadi sangat sedap, dan selalu bikin ketagihan. Kalau pergi ke Jogja tidak mampir ke warung bakmi, rasanya ada yang kurang.

Nah, kalau sedang tidak atau ada kepentingan di Jogja bagaimana? Bagi yang tinggal di wilayah Jakarta Selatan, khususnya wilayah Jagakarsa tidak perlu khawatir, sudah ada yang namanya warung Bakmi Jogja Cahnem. Mulai buka pukul 17.00-habis. Lokasinya ada di Jl. Jeruk Jagakarsa, apabila turun di stasiun Lenteng Agung, cukup naik ojek, kurang dari 10 menit sudah sampai di lokasi. Kalau dari arah stasiun LA, Bakmi Cahnem berada di kanan jalan, tidak jauh dari pertigaan. Sebelah kanan bengkel motor.



Harganya juga tidak terlalu mahal. Sepiring bakmi rebus harganya 20 ribu. Bisa dibungkus apabila ingin dinikmati di rumah. Ada yang spesial, apabila masih ada, kita bisa minta ditambahkan potongan rebusan tulang ayam. Bheuh, nikmatnya sampai ke ubun-ubun. Apalagi makan bakmi rebusnya pas hujan turun, mantab jiwa, broooo....



Monggo, yang sudah tidak tahan langsung mampir saja! :D
Abon, salah satu lauk favorit dan penting bagi anak kos.... hehehehe...

Ya, gak ada abon gak rame! Abon yang memiliki jenis seperti abon ikan, abon daging sapi, dan juga abon daging ayam. Nah, di antara ketiga abon tadi, abon yang paling terkenal dan banyak disukai adalah abon sapi. Rasanya yang gurih, renyah dan enak, sangat cocok untuk teman makan nasi, apalagi ketika uang jajan di dompet mulai menipis, abon menjadi solusi yang sangat tepat. Selain sebagai lauk, abon sapi juga bisa digunakan juga sebagai isian untuk pastel abon, roti abon, dan yang lainnya.



Seperti halnya masakan, olahan dapur ibu adalah masakan yang paling lezat dan pas bumbunya. Karena masakan ibulah yang pertama kali kita nikmati, sebelum membeli masakan yang di luar rumah. Begitu juga dengan abon, ketika kita merasakan jenis abon sapi yang pertama kali, maka abon sapi tersebutlah yang terasa pas dan lezat rasanya. Dibandingkan dengan abon sapi lainnya, walaupun bahan daging sapinya mungkin lebih baik.

Setuju? ;)
Dawet, salah satu minuman khas yang ada di Indonesia. Di Banjarnegara dikenal dengan istilah Dawet Ayu, di Purworejo ada Dawet Ireng (hitam), di Bandung juga ada Dawet Bandung, atau Yogyakarta yang populer dengan dawet berasnya. Agar lebih segar, biasanya dinikmati dengan campuran bongkahan atau serutan es, hhhhhmmmm..... segarrrrr.

Dawet yang biasa kita kenal, biasanya dicampur dengan santan yang kental dan gula merah cair. Minuman dawet ini juga dikenal dengan cendol, yang merujuk pada bagian minuman yang kenyal terbuat dari tepung tapioka atau beras. Cendol ini ada yang berwarna hijau, merah, pink, dan putih.



Nah, di Yogyakarta, tepatnya di kawasan wisata Grojogan Sewu, Girimulyo Kulonprogo, ada yang menyajikan minuman dawet pecel. Pecel? Iya. Pecel yang selama ini identik dengan menu makan ayam, ikan lele, atau pecel kuah kacang, kini disandingkan dengan minuman dawet. Dawet pecel ini selain cendol, ditambahkan dengan kecambah, daun seledri, bawang goreng, dan juga sambal. Sambalnya sendiri dibuat dari irisan kelapa yang disangrai, dan ditumbuk dengan cabai merah, bawang putih, gula pasir, dan garam. Kalau dawet biasanya disajikan dengan kuah santan, tapi dawet sambal ini tidak menggunakan santan dan juga es. Unik, ya.

Bagi yang penasaran, langsung saja ke TKP! ;)

Foto: Erwin Oktavianto
Hampir semua orang di Indonesia pernah mendengar yang namanya Gudeg. Ya, makanan dengan cita rasa manis ini sudah menjadi semacam makanan pokok penduduk Jogja, dan juga oleh-oleh khas bagi wisatawan yang datang ke Jogja. Tidak ke Jogja kalau belum bersentuhan dengan gudeg.

Gudeg ada dua jenis, yaitu: gudeg kering dan gudeg basah. Gudeg yang biasa untuk oleh-oleh adalah gudeg kering, karena lebih tahan lama, sehingga ketika sudah sampai di kota asal masih enak dimakan. Banyak sentra gudeg di Jogja, antara lain: daerah Barek Bulaksumur yang dekat dengan kampus UGM atau di daerah Wijilan yang dekat dengan lokasi wisata kratin Jogjakarta.

Lalu, bagaimana jika yang tinggal di luar kota Jogja ingin menikmati gudeg khas Jogja secara langsung? Di beberapa kota sudah ada yang membuat sentra gudeg sebagai solusi pengobat rindu akan gudeg. Nah, untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya ternyata sudah ada juga. Namanya Gudeg Kangen Jogja, menyajikan jenis gudeg kering. Rasanya tidak terlalu manis. Solusi bagi yang suka gudeg, tetapi tidak ingin yang terlalu manis.


Bagi penggemar gudeg kering yang berminat, bisa kontak ke alamat lengkapnya: 
Perumahan Graha Tirta cluster Blogenville no. 15, Jl. Brigjen Katamso, Waru Sidoarjo.  Pin BB: 7D0E8A03; WA: 0856 305 7223, dan ini Facebook-nya.

Menu yang tersedia: Paket nasi gudeg mulai 14 ribu, paket tanpa nasi mulai 35 ribu.

Kelebihan Gudeg Kangen Jogja: 
- Menggunakan bahan ayam kampung.
- Tidak terlalu manis.
- Sambel krecek yang khas gudeg Jogja.
- Beberapa bahan didatangkan langsung dari Jogja untuk menjaga cita rasa gudeg asli.
- Melayani pengiriman untuk wilayah Surabaya Sidoarjo, dan sekitarnya.
- Sudah dibawa pelanggan yang membeli langsung sampai kota Solo, Madiun, Tulungagung, dan Mojokerto.
- Bisa tahan 12 jam di luar kulkas.
- Tahan 3-4 hari di kulkas.

Monggo, yang sudah tidak tahan kangennya sama gudeg, langsung pesan! ;)
Bakso, salah satu kudapan paling populer di Indonesia. Tiap sore, bisa dipastikan jajanan ini yang paling diburu ketika berkeliling di kampung. Apalagi, kalau pas hujan, hmmmm.... nikmat sekali. Cuaca dingin, ditemani bakso kuah yang menghangatkan badan. Pas.



Nah, ketika bakso dipasangkan dengan tahu, tentu saja menjadi sebuah kombinasi yang luar biasa. Tandem tempe ini juga sudah mendarah daging bagi orang Indonesia. Temannya nasi yang paling setia. Mau diolah menjadi apa saja tetap lezat di lidah. Jadilah kudapan bakso tahu. Dimakan langsung enak, digoreng bisa, dicampur bakso kuah makin sedap.



Bakso tahu dengan merk Tahu Bazo ini salah satunya. Dengan ukuran yang lebih besar, menyediakan bakso tahu bagi yang tinggal di daerah Kalibata, Bogor, dan juga Rest Area Tol Cibubur km 10. Baksonya lebih terasa dagingnya, tahunya gurih tanpa pengawet borak dan tanpa formalin. Kontak bisa langsung ke ibu Aty 087885946888.